Wisata, jalan jalan dan kuliner Tempatnya saling berbagi informasi wisata, jalan dan kuliner

10Mar/085

Klenteng Sam Poo Kong Semarang

klenteng sam poo kong semarang

Kuil Sam Poo Kong atau Gedong Batu adalah sebuah kuil Tionghoa yang terletak di daerah Simongan, Semarang, Indonesia. Tempat ini konon dulunya adalah tempat persinggahan Laksamana Cheng Ho, seorang penjelajah asal Tiongkok yang beragama Islam.

Klenteng Sam Poo Kong terkenal hingga ke mancanegara, bahkan kabarnya merupakan tempat yang telah ditetapkan oleh pemerintah Tiongkok sebagai tujuan wisata bagi pelancong asal Tiongkok. Uniknya tujuan wisata ini kebanyakan oleh warga muslim Tiongkok dan/atau bernuansa budaya Islam, bukan nuansa budaya Tiongkok yang lekat dengan dupa dan lilin. Hal ini disebabkan warga muslim Tiongkok dari propinsi Yunnan sangat akrab dan mengenal baik serta menyakini bahwa Laksamana Cheng Ho sebagai panglima perang utusan Tiongkok keturunan Persia memiliki latar belakang Islam.

10Mar/080

Di halaman rumah (macro)

1.Biji anggrek 2.Anggrek putih 3.Kumpulan anggrek putih 4.Ilmu meringankan tubuh

1. Biji anggrek
2,3 Anggrek putih
4. Ilmu meringankan tubuh
Filed under: Macro, Semarang No Comments
10Mar/082

Lawang Sewu – Kota tua di Semarang

lawang sewu semarang

Lawang Sewu merupakan sebuah gedung di Semarang, Jawa Tengah yang merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Terletak di bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut Wilhelmina Plein.

Masyarakat setempat menyebutnya Lawang Sewu (Seribu Pintu). Ini dikarenakan bangunan tersebut memiliki pintu yang banyak sekali (dalam kenyataannya pintu yang ada tidak sampai seribu, mungkin juga karena jendela bangunan ini tinggi dan lebar, masyarakat juga menganggapnya sebagai pintu).

10Mar/082

Mesjid Agung Semarang

Masjid Agung Semarang

Kemegahan arsitektur Mesjid Agung Semarang yang terlihat bentuk dan masih kental arsitektur jawa. Bagus sekali ..

Mesjid Agung Semarang ini merupakan perpaduan antara arsitektur Jawa, Arab dan Yunani. Di sayap kanan bangunan terdapat Convention Hall atau auditorium yang mampu menampung hampir 2000 jamaah, sedang di sayap kiri di desain menjadi perpustakaan modern (digital library); serta ruang perkantoran yang dapat disewakan.