
Nama tempat wisata Tangkuban Perahu jika diterjemahkan secara kasar adalah "perahu terbalik" dalam bahasa Sunda, merujuk pada legenda lokal penciptaannya. Cerita ini mengisahkan "Dayang Sumbi", sebuah keindahan yang ada di Jawa Barat. Dia membuang anaknya yang bernama "Sangkuriang" dan dalam kesedihannya diberikan kekuatan pemuda abadi oleh para dewa.

Saung Angklung Udjo (SAU), dari namanya angklung saja kita sudah bisa menebak bahwa awal muasal dari tempat ini yang didirikan pada tahun 1967 oleh Bapak Udjo Ngalagena dan istrinya Ibu Uum Sumiati Udjo adalah suatu tempat pengembangan budaya terutama alat musik angklung. Terletak Jala Padasuka No. 118 Bandung - 40192 Jawa Barat, Indonesia Saung Angklung Udjo merupakan tempat pertunjukan terpadu antara lain tempat pertunjukan, pusat kerajinan bambu dan alat instrumen bambu. Hal tersebutlah yang menjadikan SAU sebagai pusat pendidikan dan penelitian angklung - seni dan kebudayaan sunda.